Ya Allah.. tetapkan hati-hati kami teguh di jalan yang benar.. jalan yang Engkau redhai.. Tabahkanlah hati-hati ini tatkala diuji dengan mehnah tanpa hati.. Agar hati-hati ini tidak tersingkir dalam penapisan yang dilaksanakan.. kan tiba di pengakhiran yang menjadi impian hati.. bertemuMu bersama di taman syurga Firdausi

Tuesday, 1 March 2011

a short share/reminder

Let me start with an incident that occurred to me recently..

As always, it was a humid day in this loving home country, my colleagues and i was riding a car to get some reimbursement for our energy during lunch break.

The chatter that goes in the car was as usual, updating about their children to one another. Yet, until one point, it found a route into a direction talking about their parents and grandparents. Which is then leads to something that never fail to remind us, in one way or another, that our life in this world is just temporary.

Yes, it was about Death.

Its fearsome to some people when the death incidence is brought up..

One of my colleagues told us that her mother inform her that when she went to a talk by an Ustaz for the evening reminder, the ustaz started his talk by asking one abrupt question.

Has anyone prepare their ‘kain batik lepas’..?

At first I wondered to myself, what is this so called ‘kain batik lepas’..?

After several minutes of chatter, i came to know that the ‘kain batik lepas’ is what used among the malay here to cover the person who just turn over as a corpse.

I bring this up not to focus and discuss about the ‘kain batik’..

But on how the ustaz talk, bring me to think it as he is asking us..

Have we prepare for our death..?

If getting ready all the important ‘equipment’ when we will be die later is suggested, preparing to face the death itself is far more essential..

Are we prepare to face the angel of death..?

What bout the torment in the grave..?

And not to mention bout the tremendous day when resurrection occur..

Have we prepare ourselves to face it ..?

Something for us to together look back and ponder upon..

till then..

pen off~

Sunday, 9 January 2011

KONVENSYEN MEMPERINGATI 500 TAHUN KEJATUHAN EMPAYAR MELAYU ISLAM MELAKA

Time: 29 January · 08:30 - 18:00
Location: Universiti Teknikal Malaysia Melaka, Durian Tunggal, Melaka

KONVENSYEN INI ADALAH ANJURAN IKATAN MUSLIMIN MALAYSIA (ISMA) DENGAN KERJASAMA PERSATUAN BELIA ISLAM NASIONAL (PEMBINA)

• MEMBERI GAMBARAN KEUTUHAN JATIDIRI MASYARAKAT MELAYU YANG TELAH MEMBINA SEBUAH TAMADUN YANG GILANG-GEMILANG DAN KERAJAAN YANG MENDAPAT PENGIKTIRAFAN SELURUH DUNIA
...

RM 50 - Dewasa / Bekerja
RM20 - Mahasiswa

Lawati : www.kemm1511.net
Email : kemm.1511@yahoo.com
En. Rauf : 017 611 3854

+ Pengerusi : Y. Bhg Hj Aminuddin Yahaya, Setiausaha Agung ISMA
+ Al Fadhil Ustaz Abdullah Zaik Abd Rahman, Presiden ISMA
+ YBhg. Dato’ Dr. Hassan Ahmad
+ YBhg. Dr Sidik Fadhil

Thursday, 24 June 2010

Usah ada kekosongan dalam hidup, kerna kekosongan bisa membinasakan


"Orang yang melewati satu hari dalam hidupnya tanpa ada suatu hak yang ia tunaikan atau suatu fadhu yang ia lakukan atau kemuliaan yang ia wariskan atau kebaikan yang ia tanamkan atau ilmu yang ia dapatkan, maka ia telah durhaka kepada harinya dan menganaiya terhadap dirinya.
"


Yusuf al-Qardhawi
Al-Waqtu fi Hayatil Muslim

Tuesday, 22 June 2010

sekadar renungan..

selama ini, kita atau mungkin lebih spesifik lagi, penulis sendiri mengenal bahawa, apabila diri bersetuju untuk terjun dalam amal islami ini, cukup lah sekadar menghadiri segala bentuk program/aktiviti harakah islamiyah seperti usrah, daurah, mukhayyam dan sebagainya..

dan mungkin, ada juga yang akan berpendapat, cukuplah sekadar menjadi orang-orang yang akan berdiri di hadapan dan berucap atau memberi peringatan(tazkirah)..

akan tetapi, setiap mereka yang selayaknya berkala mereka betul-betul sudah terjun ke dalam aktiviti dakwah ini adalah mereka yang berungkap pada satu ungkapan; yakni 'tadhiyyah'..

iya, tadhiyyah itu memang beerti pengorbanan..
akan tetapi, tadhiyyah yang sebenarnya yang perlu ada dalam diri setiap mereka yang merasakan diri bergelar daíe itu adalah perngorbanan yang perlu melebihi batas-batas pengorbanan yang lain..begitulah yang di jelaskan oleh fathi yakan**

jadi, memang bukan sesuatu yang boleh dinafikan bahawa, ia bukan suatu yang senang..
jika diimpikan hadiah yang bernilai di akhir nanti, maka, ia bukan suatu yang mudah dalam proses untuk mencapainya..

umpama si penjual besi..
besi itu tidak mempunyai sebarang makna buat dirinya saat ia hanya sepotong besi..
dan untuk itu, si dia perlu melakukan pelbagai proses yang bukan mudah.. seperti
meleburkan besi dalam suhu yang teramat tinggi.. membentuknya.. dan menyadur dengan thinner untuk memastikannya tidak karat..
dan apabila besi itu tadi telah membentuk satu produk, perlu pula ia meng-convince-kan pada orang ramai, untuk membeli produknya itu..
dan ini sudah pasti bukan suatu yang mudah..

sebegitu juga dengan carta hidup mereka yang bergelar daíe..
tidak cukup dengan sekadar menghadiri program2, kerana memang ia akan menambahkan ilmu2 kita.. tetapi, ia tidak harus berhenti setakat itu.. perlu meneruskannya dengan pemprosessan ilmu2 itu dengan amal..
dan pertemuan dengan rakan seperjuangan lain itu umpama thinner pada kisah si tukang besi itu tadi..
pertemuan itu mampu mengingatkan kembali kepada apa yang mungkin kita lupa..
dan jika 'thinner' yang dipilih itu tidak elok.. maka, besi itu akan berkarat juga..

jadi perlu dipilih 'thinner' yang baik agar hidup kita tidak berkarat pada akhirnya..

ini sememangnya adalah satu peringatan buat diri yang menulis


**Fathi Yakan
Kaifa Nad'u Ilal Islam oleh

Thursday, 20 May 2010

you know what?

..you know what..?i miss melbourne so much i want to go back there and apply for permanent resident form.uhuuuu.working world has really drained my energy out to the lowest.how i miss student's life..can skip classes whenever i want to..can go to coles as a stress therapy..crying and driving alone to the st kilda beach and can cry again..can buy 'reduced' lilies to cheer up my akhawat and myself..

Those were precious moments that i will never forget!(God's will).How are you my favourite sandals?I intentionally left you there so that akhawat can use you..you used to be brought along to mukhayyam,muaskar etc..keep serving ppl k..huk3

eversince i was a kid, i really hoped that one day i can be a successfull wife with a great profession.But now,after only 3 months working,i feel like changing my mind.How great if i can be a fulltime housewife and a wonderful wife.ngeeee.ameen.

MELBOURNE,

Maybe i will never see you again.but i will make sure that i'll be going overseas within the next 5 years time! wait foooorrr meeeee....AIRASIA!

iLg.
Sabda Rasulullah s.a.w.:
Iman mempunyai 60 lebih cabang. Malu adalah salah satu cabang iman. (Riwayat al-Bukhari).

Whats ur Mood Today?

Whats ur Mood Today?
Ingatlah Allah, hati kan tenang

Visitors